Teknologi Ramah Lingkungan
Teknologi Ramah Lingkungan dan Contohnya di Bidang Energi
Pengertian Teknologi Ramah Lingkungan
Teknologi ramah lingkungan atau Eco Friendly Technology merupakan bentuk penerapan teknologi dengan prinsip pelestarian lingkungan. Dalam kesehariannya tekonologi ramah lingkungan adalah upaya pemeliharaan lingkungan dari pencemaran yang hanya bersifat mengurangi dan mencegah pencemaran yang sudah ada
Teknologi ramah lingkungan merupakan teknologi yang dalam pemanfaatannya hemat sumber daya lingkungan, sedikit limbah, serta rendah resiko bencana. Umumnya teknologi ini menggunakan sumber energi yang dapat diperbarui serta mengubahnya menjadi energi lain yang menimbulkan sedikit bahkan tidak menghasilkan polusi.
Aplikasi Teknologi Ramah Lingkungan di Bidang Energi
1. Biofuel
Merupakan salah satu energi alternatif yang terbuat dari bahan organik yang dapat diperbaharui.
Jenis-jenis Biofuel :
- Etanol, proses fermentasi karbohidrat atau reaksi kimia
- Biodiesel, diperoleh dari lemak nabati
2. Biogas
Merupakan gas yang dihasilkan oleh aktivitas fermentasi bahan organik. Kandungan utama dari biogas adalah metana dan karbondioksida
Manfaat dari penggunaan biogas :
- Mengurangi penggunaan bahan bakar lain sehingga dapat menurunkan emisi gas rumah kaca
- Menghasilkan pupuk organik berkualitas tinggi sebagai hasil sampingan
- Menjadi metode pengolahan sampah
- Mengurangi pencemaran udara
3. Sel Surya
Sel Surya mampu mengubah energi matahari menjadi energi listrik
Kelebihan :
- Tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca
- Mampu menghasilkan energi cukup besar
- Mudah dipasang
Kekurangan :
- Butuh sistem penyimpanan listrik
- Komponen Berbahaya
- Harga mahal
4. PLTA
Merupakan teknologi yang memanfaatkan energi gerak dari aliran air untuk menghasilkan listrik. Biasanya dibuat dengan membangun bendungan di sungai besar
Kelebihan :
- Menghasilkan energi besar
- Biaya murah
- Emisi sedikit
Kekurangan
- Merusak struktur tanah sekitar
- Menyumbang emisi gas metana
- Mengganggu ekosistem
5. PLT Pasang surut
Salah satu negara yang menggunakan sistem ini adalah Prancis, tepatnya di kota La Rance
Kekurangan :
- Biaya mahal
- Alat mudah rusak karena korosi air
- Daerah yamg cocok Sulit dicari
6. PLTB
PLTB merupakan sumber energi dunia terbesar kedua setelah panel Surya. Ada dua jenis PLTB yaitu PLTB di daratan dan PLTB di lautan.
PLTB yang terdapat di Indonesia adalah PLTB di desa mathrotasi, Sulawesi Selatan, PLTB tersebut menghasilkan listrik sebesar 75 Mw untuk 70.000 pelanggan
7. Geotermal
Merupakan pemanfaatan energi panas yang tersimpan di tanah
Ada 2 cara mengambilnya yaitu pompa panas geotermal dan hydrotermal reservoir
8. Fuel Cell dan hydrogen power
Prinsipnya yaitu menggabungkan gas hidrogen dan oksigen yang akan menghasilkan energi panas tinggi
Komentar
Posting Komentar